Mata Rajawali – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan. Hal ini dibuktikan dengan pengiriman delegasi resmi dari Papua Selatan untuk menghadiri Muktamar ke-XXIII Al Jam’iyatul Washliyah yang berlangsung pada 7–10 Juli 2026 di Asrama Haji Jakarta, Jl. Raya Pondok Gede, Pinang Ranti, Jakarta Timur.
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo menyatakan bahwa dukungan ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan tokoh lintas agama demi memperkokoh persatuan bangsa.
Dengan mengusung tema “Berkhidmat untuk Umat Menuju Indonesia Baru”, muktamar resmi dibuka oleh Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, pada Senin (6/7/2026). Perhelatan akbar lima tahunan ini dihadiri oleh sekitar 1.000 peserta yang merupakan perwakilan dari 38 provinsi di tanah air serta perwakilan dari luar negeri.
Selain agenda internal organisasi, Muktamar XXIII ini juga menjadi panggung strategis dengan hadirnya sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk memberikan pencerahan kepada para peserta.

Sepanjang perhelatan muktamar, sejumlah tokoh nasional hadir mengisi materi–materi strategis yang di mulai pada, Rabu (8/7/2026) seperti; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. (Penguatan Pendidikan Karakter dan Keagamaan di Era Disrupsi), Menteri Haji dan Umrah, KH. Mochammad Irfan Yusuf (Transformasi Pelayanan Haji dan Umrah Untuk Kemandirian Umat), Menteri Agama, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. (Moderasi Beragama dan Penguatan Keluarga Muslim di Era Digital), Ketua Baznas RI, Dr. Ir. Sodik Mudjahid, M.Sc. (Optimalisasi Zakat Untuk Penguatan Pendidikan dan Kesejahteraan Umat).
Selanjutnya, materi Kamis 9/7/2026 dibawah oleh Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, S.S., M.Si. (Legalitas Aset Umat dan Penguatan Kemandirian Organisasi Islam).
Wakil Menteri Agama RI, Prof. Dr. Romo HR. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum. (Penguatan Program Ekonomi Keumatan).
Melalui dinamika muktamar yang demokratis, Dr. H. Masyhuril Khamis, S.H., M.M., kembali terpilih secara sah sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Al Jam’iyatul Washliyah untuk masa khidmat 2026–2030. Sebagai informasi, Dr. Masyhuril Khamis saat ini juga mengemban amanah sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Halal.
Kemeriahan Gebyar Muktamar ke-XXIII ini ditutup dengan semarak berkat penampilan khusus dari Orkes Gambus Noor El Sabah asal Malaysia pada acara pembukaan, serta berbagai atraksi seni dan penyampaian aspirasi dari perwakilan wilayah se-Indonesia. (DWL)



































