Disdikbud Papua Selatan Gelar Ajang Minat Bakat Siswa 2026 untuk Gali Potensi Generasi Muda

Oliva Koneng selaku ketua panitia

​Mata Rajawali – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Papua Selatan resmi menggelar Lomba Talenta Minat dan Bakat Siswa (MBS) tingkat provinsi tahun 2026. Pembukaan ajang bergengsi ini dipusatkan di Taman Mandala, Kabupaten Merauke, pada Kamis (28/5/2026).

​Ketua Panitia Pelaksana MBS sekaligus Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Akademik Komunitas Disdikbud Papua Selatan, Oliva Koneng, menyatakan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah strategis untuk menggali, mengembangkan, dan menampilkan potensi terbaik yang dimiliki para siswa.

Bacaan Lainnya

​”Ajang talenta ini bukan hanya tentang meraih juara, tetapi juga tentang membangun rasa percaya diri, mengembangkan kreativitas, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat sportivitas dan kerja keras,” ujar Oliva di sela-sela acara pembukaan.

​Melalui program ini, Disdikbud Papua Selatan berharap dapat melahirkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

​Oliva menjelaskan, pelaksanaan ajang talenta MBS tahun ini menggunakan dua metode, yaitu luar jaringan (luring/tatap muka) dan dalam jaringan (daring/online).

Berikut adalah rincian agenda kegiatannya:

​1. Pelaksanaan Secara Luring (Tatap Muka):

  • ​Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Dikmen: Menghadirkan 16 cabang lomba yang berlangsung dari 28 Mei hingga 1 Juni 2026. Diikuti oleh 60 siswa dari empat kabupaten (Asmat, Mappi, Boven Digoel, dan Merauke), serta 48 peserta dari Sekolah Luar Biasa (SLB).
  • ​Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN): Mempertandingkan cabang atletik, renang, bulu tangkis, dan pencak silat pada 8–12 Juni 2026. Kompetisi ini diikuti oleh 1.110 murid SD, 121 siswa SMP, dan 88 siswa SMA/SMK dari empat kabupaten.
  • ​Gala Siswa Indonesia (GSI): Kompetisi sepak bola untuk siswa jenjang SMP yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Agustus hingga 15 September 2026.

​2. Pelaksanaan Secara Daring (Online):

  • ​Olimpiade Sains Nasional (OSN): Diikuti oleh perwakilan terbaik dari empat kabupaten, dengan rincian 3 siswa jenjang SD (6 Juli 2026), 3 siswa jenjang SMP (9 Juli 2026), dan 9 siswa jenjang SMA (27 Juli 2026).
  • ​Lomba Debat Indonesia (LDI): Diperuntukkan bagi jenjang SMA/SMK yang akan digelar pada 5–15 Juli 2026. Setiap kabupaten mengirimkan masing-masing 3 peserta untuk Debat Bahasa Indonesia dan 3 peserta untuk Debat Bahasa Inggris. (DWL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *