Mata Rajawali – Jakarta, 9 Juli 2026 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Golkar Provinsi Papua Selatan mengutus dua kader potensial untuk mengikuti Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Pendidikan serta Pelatihan (Diklat) Kader yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
Kedua kader yang ditunjuk, yaitu ketua AMPG Alvi Syahri, dan bendahara AMPG Donnal Arrigo, merupakan representasi generasi kader partai yang dinilai memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen dalam memperkuat organisasi Partai Golkar di Papua Selatan. Keikutsertaan mereka ini, nantinya diharapkan dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta kemampuan manajerial dalam menjalankan roda organisasi partai.
Ketua DPW Partai Golkar Papua Selatan, Apolo Safanpo menyampaikan bahwa penugasan ini merupakan bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia partai Golkar, sekaligus bentuk komitmen DPW dalam mencetak kader-kader yang siap mengemban amanah organisasi di berbagai jenjang kepemimpinan.
“Rapimnas dan Diklat Kader merupakan forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan partai secara nasional sekaligus meningkatkan kompetensi kader. Kami berharap kedua utusan tersebut, dapat menyerap seluruh materi dan pengalaman yang diperoleh untuk kemudian diimplementasikan dalam penguatan Partai Golkar di Papua Selatan,” ujar Apolo.
Rapimnas merupakan forum penting bagi jajaran pimpinan Partai Golkar dari seluruh Indonesia untuk membahas agenda-agenda strategis organisasi, evaluasi program kerja, dan arah kebijakan politik partai ke depan. Sementara itu, Diklat Kader dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, komunikasi politik, tata kelola organisasi, dan pemahaman ideologi partai.
Dengan keikutsertaan dua kader tersebut, DPW Partai Golkar Papua Selatan optimistis akan lahir kader-kader yang semakin profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah serta memperkuat eksistensi Partai Golkar di Papua Selatan.
DPW Partai Golkar Papua Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan ruang pembinaan dan pengembangan bagi kader-kader terbaik sebagai investasi organisasi dalam mewujudkan kepemimpinan yang berkualitas dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (DWL)



































