Ketua Umum Mata Angin Ezam Bagikan 100 Paket Sembako untuk Warga Merauke

Ketua Umum Mata Angin Ezam Wilayah Adat IV Muting, Barnabas Iman Mahuze, berbagi kasih dengan masyarakat

Mata Rajawali, Merauke, 24 Agustus 2026 – Ketua Umum Mata Angin Ezam Wilayah Adat IV Muting, Barnabas Iman Mahuze, berbagi kasih dengan masyarakat Merauke melalui penyaluran 100 bingkisan sembako di sejumlah titik di wilayah Merauke dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bantuan tersebut berupa kebutuhan pokok, di antaranya beras, telur ayam, gula pasir, mi instan, dan minyak kelapa. Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas usia ke-81 Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus wujud kepedulian dan upaya mempererat tali persaudaraan di antara masyarakat Merauke.

Bacaan Lainnya

Barnabas mengatakan, semangat berbagi harus menjadi bagian dari upaya membangun persatuan masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di daerah.

“Kita harus saling berbagi, karena di situlah berkat Tuhan dan leluhur akan menyertai kita. Mungkin selama ini kita berjalan sendiri-sendiri, tetapi sekarang kita harus bersatu. Tidak boleh ada perbedaan di antara kita sebagai anak bangsa,” kata Barnabas.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan persatuan antara masyarakat dengan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Karena itu, masyarakat diharapkan mampu menyatukan pikiran, langkah, dan tujuan untuk kemajuan tanah Papua Selatan, khususnya Merauke.

“Kalau kita mau membangun tanah ini, kita harus bersatu. Satukan pikiran, langkah dan tujuan. Hanya dengan cara itu kita bisa bersama-sama bergandengan tangan dengan pemerintah pusat dan daerah untuk membangun daerah kita,” ujarnya.

Selain berbagi sembako, Barnabas juga menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda Merauke agar mampu menjaga masa depan dengan menghindari berbagai perilaku yang dapat merusak diri sendiri maupun lingkungan sosial.

Ia menilai, masa depan daerah sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini. Karena itu, anak muda harus mampu memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia untuk meningkatkan kemampuan, berkarya, dan menjadi generasi yang mandiri.

“Terutama untuk anak-anak muda, kalian harus bisa menempatkan setiap persoalan sesuai tempat dan kemampuan. Jangan melakukan hal-hal yang merusak masa depan kalian sendiri. Apa yang terjadi ke depan tergantung dari keadaan anak muda saat ini. Kalau anak muda mabuk-mabukan, bagaimana mungkin besok kalian bisa memimpin daerah ini dengan baik?” tegasnya.

Barnabas mengajak generasi muda untuk menggunakan setiap kesempatan yang diberikan Tuhan secara positif dan produktif. Menurutnya, berbagai peluang untuk berkembang sudah terbuka dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin demi masa depan daerah dan bangsa.

“Dengan kesempatan baik yang Tuhan berikan, mari kita manfaatkan betul-betul. Dari semua sisi ada peluang untuk berkembang, maju dan berdikari bagi negeri. Mari kita jaga persaudaraan dan bersama-sama membangun Merauke,” pungkas Barnabas.

Kegiatan berbagi kasih tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung bagi penerima bantuan, tetapi juga menjadi pesan moral tentang pentingnya kepedulian, persaudaraan, persatuan, serta semangat gotong royong dalam membangun Merauke. (DWL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *