Mata Rajawali – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, meninjau fasilitas sumur bor air bersih di Kampung Rawasari, Distrik Malind, Kabupaten Merauke, Kamis (30/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua Selatan untuk menindaklanjuti permintaan masyarakat agar membangun tiga titik sumur bor tambahan guna memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Peninjauan dilakukan usai Gubernur Apolo meninjau progres pembangunan ruas jalan strategis yang menghubungkan Kantor Gubernur Papua Selatan di Salor menuju Kurik Harapan, Kurik Pasar (Kurik Kota), Rawasari, hingga direncanakan berakhir di Kampung Kumbe, tepatnya di muara Sungai Kumbe.
Keberadaan sumur bor tersebut menjadi solusi penting bagi masyarakat Kampung Rawasari yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.
Tokoh masyarakat Kampung Rawasari, Haji Ihsan, mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui pembangunan sumur bor air bersih. Menurutnya, kualitas air yang dihasilkan sangat baik karena jernih dan tidak mengandung kadar garam yang tinggi.
Ia mengungkapkan, sebelum adanya fasilitas tersebut, warga yang kurang mampu harus mengambil air dari sumur umum sejak dini hari menggunakan jeriken yang diangkut dengan sepeda. Sementara warga yang mampu terpaksa membeli air bersih dengan harga mencapai Rp50.000 per drum berwarna kuning.
Karena kebutuhan air bersih masih cukup tinggi, Haji Ihsan meminta Pemerintah Provinsi Papua Selatan menambah tiga titik sumur bor baru agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Apolo Safanpo langsung memerintahkan Dinas PUPR Papua Selatan untuk segera melakukan tindak lanjut dan merealisasikan penambahan sumur bor sesuai kebutuhan masyarakat Kampung Rawasari. (DWL)



































