Mata Rajawali, Merauke – Polsek Kurik mendampingi penjualan perdana jagung pipil hasil panen petani binaan ke Perum Bulog Merauke sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Sebanyak 905,51 kilogram jagung pipil berhasil diserap Bulog dengan harga Rp 6.400 per kilogram dalam kegiatan yang berlangsung di Gudang Ketahanan Pangan Polri, Kampung Semangga Jaya, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kurik, IPDA Widi Mulyono, didampingi Kapol Subsektor Semangga AIPTU Suradi, Bripda Eko Asmanto selaku Bakomsus Pertanian, perwakilan Perum Bulog Merauke, serta petani binaan dari Kampung Kumbe, Distrik Malind, Misdi A.S.
Sebelum transaksi dilakukan, petugas bersama pihak Bulog melaksanakan pemeriksaan kualitas jagung dengan mengecek kadar air yang tercatat 14 persen, sehingga memenuhi standar yang ditetapkan Bulog. Selanjutnya dilakukan penimbangan terhadap 18 karung jagung pipil dengan berat sekitar 50 kilogram per karung. Hasil pemeriksaan menyatakan jagung dalam kondisi bersih, berkualitas, dan layak dipasarkan.
Kapolsek Kurik, IPDA Widi Mulyono, mengatakan pendampingan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penyerapan hasil panen.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan kepada petani, mulai dari proses budidaya hingga pemasaran hasil panen. Diharapkan langkah ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara Polri, petani, dan Perum Bulog diharapkan mampu menjamin pemasaran hasil pertanian sekaligus memberikan kepastian bagi petani dalam memperoleh nilai ekonomi yang lebih baik dari hasil panennya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan penjualan perdana jagung pipil tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara Polri, petani, dan Bulog guna mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Merauke. (DWL)



































