Mata Rajawali, Merauke — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Selatan, H. Abdul Awal Gebze, S.Pd., bersama Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Papua Selatan, H. Muh. Bahroni, S.Pd., membahas rencana pembangunan asrama dan pondok pesantren (ponpes) untuk pembinaan anak-anak Muslim Papua di wilayah Papua Selatan.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam kunjungan silaturahmi Abdul Awal Gebze, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Bhakti Muslim Papua, ke Kantor DPW LDII Papua Selatan, Minggu (13/9/2026).
Usai pertemuan, kedua pimpinan melakukan survei terhadap lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan kompleks asrama dan ponpes di Jalan Ring Road Arafura Payum, belakang Bandara Mopah, Kelurahan Samkai, Kabupaten Merauke.
Dalam kesempatan itu, H. Muh. Bahroni menyampaikan komitmennya untuk mewakafkan lahan seluas 1,4 hektare kepada Yayasan Bhakti Muslim Papua apabila hasil survei menyatakan lokasi tersebut layak dan memungkinkan untuk pembangunan.
Lahan tersebut direncanakan dimanfaatkan sepenuhnya untuk pembangunan kompleks asrama dan pondok pesantren yang ditujukan bagi pembinaan generasi muda Muslim Papua.
“Kami berharap rencana pembangunan ponpes ini dapat berjalan lancar serta membawa kemaslahatan dan keberkahan yang luas bagi pembinaan generasi muda Muslim di Papua Selatan,” ujar Abdul Awal Gebze di sela-sela peninjauan.
Setelah survei, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi di Kantor DPW LDII Papua Selatan. Menjelang akhir pertemuan, H. Muh. Bahroni menyerahkan Majalah Nuansa Persada kepada Abdul Awal Gebze sebagai cendera mata. Majalah tersebut memuat berbagai kegiatan dan kontribusi warga LDII di seluruh Indonesia.
Rangkaian silaturahmi ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh H. Abdul Awal Gebze. (DWL)




































