Bapanas, Bulog, dan DPR RI Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng untuk Warga Kelurahan Mandala

Mata Rajawali — Pemerintah Kabupaten Merauke bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, dan Komisi IV DPR RI menyalurkan bantuan pangan strategis berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat Kelurahan Mandala, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Kamis (18/12/2025).

Penyaluran bantuan tersebut menyasar sebanyak 643 warga yang terdata sebagai Penerima Bantuan Pangan (PBP). Program ini merupakan bagian dari penyaluran tahap kedua alokasi Oktober–November 2025, sebagai upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat menjelang akhir tahun.

Bacaan Lainnya

Pimpinan Cabang Bulog Merauke, Karennu, menjelaskan bahwa pada penyaluran kali ini disalurkan sebanyak 12.680 kilogram beras dan 2.572 liter minyak goreng. Berbeda dari periode sebelumnya yang hanya berupa beras, kali ini pemerintah menambahkan komoditas minyak goreng sebanyak 2 liter per kepala keluarga.

“Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat, khususnya dalam menghadapi tekanan ekonomi menjelang hari besar keagamaan,” ujar Karennu.

Ia mengakui bahwa proses distribusi sempat mengalami keterlambatan akibat adanya prioritas penanganan darurat bagi korban banjir rob di Distrik Waan dan Distrik Kontuar beberapa waktu lalu. Namun demikian, Bulog terus berupaya mempercepat pendistribusian bantuan ke seluruh wilayah sasaran.

Secara keseluruhan, Bulog Cabang Merauke mengemban mandat menyalurkan sekitar 1.463 ton beras dan 292 ribu liter minyak goreng ke lima kabupaten di wilayah Papua Selatan. Untuk komoditas minyak goreng, pengiriman dilakukan secara bertahap, di mana hingga saat ini baru tersedia 5 kontainer dari total 16 kontainer yang dipesan.

“Mengingat batas waktu administrasi dan fisik dari Bapanas berakhir pada 31 Desember 2025, kami terus memacu distribusi dan berkoordinasi intensif dengan Pelindo, Syahbandar, serta Jasa Pengurusan Transportasi agar proses bongkar muat menjadi prioritas,” jelas Karennu.

Selain kendala stok, faktor geografis Papua Selatan yang menantang turut menjadi alasan Bulog mengajukan permohonan perpanjangan waktu penyaluran ke pemerintah pusat. Dukungan lintas sektor diharapkan dapat memperlancar distribusi logistik pangan hingga ke daerah-daerah terpencil.

“Hingga saat ini, distribusi di wilayah Merauke telah menjangkau Kelurahan Maro, Kelurahan Mandala, serta Distrik Waan dan Kontuar. Sisa bantuan akan segera disalurkan begitu pasokan minyak goreng tambahan tiba di Pelabuhan Merauke,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan DPR RI, termasuk dukungan aspirasi dari Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem, H. Sulaeman L. Hamzah.

Menurut Fauzun, bantuan pangan ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang hari raya. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus melakukan validasi data penerima melalui aparat distrik dan kelurahan agar bantuan ke depan semakin tepat sasaran.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan ini secara bijak untuk memenuhi kebutuhan pangan dan kecukupan gizi keluarga,” tutup Fauzun Nihayah. (DWL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *