Mata Rajawali – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) J.A. Dimara, Kolonel Pnb Beny Apriyanto, memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Udara ke-80 yang berlangsung khidmat di Lapangan Mako Lanud J.A. Dimara, Merauke, Papua Selatan, Kamis (9/4/2026).
Dalam momentum bersejarah yang diawali dengan pembacaan lintasan sejarah TNI AU tersebut, Danlanud memberikan penegasan khusus bagi seluruh jajaran prajurit Lanud Johanes Abraham Dimara. Ia menekankan pentingnya menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui sikap yang humanis.
“Prajurit diharapkan tidak hanya mahir dalam tugas pokok pertahanan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial. Sikap ‘merakyat’ adalah kunci utama dalam membangun kedekatan, di mana TNI harus hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” ujar Kolonel Pnb Beny Apriyanto.
Selain aspek sosial, Danlanud memberikan peringatan keras terkait kedisiplinan personel. Seluruh prajurit diminta untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum yang dapat merugikan diri sendiri maupun merusak citra institusi. Langkah preventif ini ditegaskan guna memastikan setiap prajurit tetap berada pada jalur pengabdian yang benar demi menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Papua Selatan.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi tinggi, pada puncak peringatan ini dilakukan penganugerahan tanda kehormatan Satya Lencana Kesetiaan kepada tiga personel Lanud J.A. Dimara yang telah menunjukkan jasa pengabdian tanpa cacat.
Memeriahkan hari jadi ke-80, Lanud J.A. Dimara juga telah dan akan melaksanakan berbagai kegiatan sosial serta olahraga bagi masyarakat Merauke, di antaranya: Bakti sosial pengecatan gereja dan pembagian sembako bagi warga Jalan Kaliweda I Merauke, layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan bazar murah, dan turnamen sepak bola Danlanud Cup III U-12 yang dijadwalkan mulai bergulir pada Sabtu (11/04/2026) mendatang.
Melalui momentum HUT ke-80 ini, Danlanud berharap keluarga besar Lanud J.A. Dimara semakin solid dan kompak dalam memberikan kontribusi positif, sehingga TNI AU semakin dicintai oleh masyarakat di ufuk timur Indonesia. (DWL)




































