Mata Rajawali – Ribuan umat Katolik dari berbagai paroki di lingkungan Kevikepan Merauke tumpah ruah memadati jalanan protokol dalam rangka merayakan Pawai Paskah yang berlangsung khidmat dan meriah pada Minggu (5/4/2026).
Guna memastikan kelancaran jalannya prosesi rohani tersebut, Kapolres Merauke, AKBP Leonardo Yoga, menurunkan sedikitnya 37 personel untuk melaksanakan pengamanan dan pengawalan ketat di sepanjang rute pawai.
Pawai ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan sakral umat Nasrani untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai dominasi kegerejaan memberikan warna tersendiri bagi suasana di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Dalam sambutannya sebelum melepas rombongan pawai, Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC, menekankan pentingnya makna Paskah di tengah situasi global saat ini.
“Kegiatan ini sebagai wujud kemanusiaan umat Katolik di seluruh dunia yang memaknai kebangkitan Yesus Kristus sebagai pembawa perdamaian. Di era global yang memanas, kiranya damai dan sukacita Paskah tahun ini memberi dampak bagi perdamaian dunia,” ujar Uskup Agung.
Senada dengan Uskup Agung, Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga turut menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap perayaan ini membawa dampak positif bagi perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan adanya pawai tersebut, diharapkan seluruh umat Katolik yang merayakan dapat memaknainya dalam kehidupan sehari-hari. Bukan menjadi euforia semata, namun menjadi titik balik umat dalam memaknai hidup damai dan sukacita,” ungkap AKBP Yoga.
Berkat pengawalan dari personel Polres Merauke, kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif hingga akhir acara. (DWL)




































