Mata Rajawali – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, melakukan kunjungan kerja dalam rangka Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Nurul Huda, Kabupaten Mappi, Kamis (5/3/2026). Selain memberikan penguatan spiritual bagi umat Muslim, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk menyinergikan program pusat dengan dukungan masyarakat di daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur secara simbolis menyerahkan bantuan berupa 500 paket sembako bagi masyarakat serta bantuan dana tunai sebesar Rp100 juta. Bantuan uang tunai tersebut dialokasikan khusus untuk renovasi dan perbaikan sarana prasarana Masjid Nurul Huda agar jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman.
Di hadapan para jamaah, Apolo menekankan pentingnya toleransi, mengingat tahun ini beberapa agama menjalankan ritual suci secara bersamaan.
“Mari kita saling menghargai, menghormati, dan saling membantu dalam pelaksanaan ibadah agama masing-masing,” pesan Apolo.
Ia juga mengajak umat Muslim untuk menjaga tiga aspek kebersihan selama bulan suci: fisik (kesehatan), lingkungan, dan rohani. Secara khusus, Apolo menjabarkan tiga misi pemulihan relasi selama Ramadan:
- Relasi dengan diri sendiri: Memperbaiki kualitas pribadi.
- Relasi dengan sesama: Menjaga keharmonisan dengan rekan kerja, tetangga, dan lingkungan sosial.
- Relasi dengan Sang Pencipta: Meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Tak hanya soal religi, Apolo memanfaatkan momentum ini untuk mengajak warga Mappi menyukseskan Program Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Ia menjelaskan bahwa Papua Selatan memegang peranan vital dalam dua pilar Nawacita, yaitu ketahanan pangan dan ketahanan energi.
“Papua Selatan berkontribusi besar agar pada Indonesia Emas 2045, bangsa kita bisa mandiri pangan dan energi. Mari kita dukung penuh kebijakan Presiden demi kedaulatan negara,” tegasnya.
Sejalan dengan instruksi pemerintah pusat, Apolo mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran di daerah. Ia meminta seluruh jajaran untuk memangkas pengeluaran yang tidak mendesak dan mengalihkannya ke program yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.
Sebagai bentuk aksi nyata, menanggapi keluhan terkait kerusakan sekolah akibat banjir, Apolo menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan untuk segera meninjau lokasi. Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan publik dan pendidikan tidak terganggu oleh kendala infrastruktur. (DWL)



































