Gubernur Papua Selatan Serap Aspirasi Ribuan Warga Mappi dalam Pertemuan Spontan

Mata Rajawali – Suasana malam di Kabupaten Mappi mendadak riuh. Lebih dari seribu warga berbondong-bondong mendatangi Hotel Avista, tempat menginap Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, pada Kamis (5/3/2026) malam. Kedatangan massa secara tak terduga ini bertujuan untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan keluhan yang selama ini mereka pendam.

Aksi spontanitas warga ini terjadi sesaat setelah Gubernur Apolo Safanpo menyelesaikan agenda Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda, Keppi. Didorong oleh harapan untuk perubahan, warga memilih mendatangi kediaman sementara sang Gubernur guna berdialog secara terbuka mengenai permasalahan pembangunan dan kesejahteraan di wilayah mereka.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun penuh tuntutan tersebut, warga menyampaikan dua poin krusial yang menjadi hambatan ekonomi mereka. Warga mengeluhkan beban berat yang harus dipikul para “Mama-mama” pedagang. Setiap hari, mereka harus berjalan kaki jarak jauh sambil memikul hasil bumi demi mencapai pasar. Masyarakat menuntut penyelesaian pembayaran pelepasan tanah untuk pembangunan jalan yang hingga kini masih mangkrak akibat kendala administrasi keuangan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Apolo Safanpo menunjukkan sikap akomodatif. Meski menjelaskan bahwa beberapa urusan merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Mappi, Gubernur berkomitmen mengambil langkah nyata untuk masalah transportasi.
​”Kami akan segera memanggil Kepala Dinas Perhubungan Provinsi untuk mengupayakan program bantuan transportasi bagi Mama-mama pedagang. Ini akan kami upayakan masuk dalam program prioritas,” tegas Apolo Safanpo di hadapan ribuan warga.

​Sebagai bentuk kepedulian spontan terhadap kehadiran warga yang bertahan hingga larut malam, Gubernur juga langsung menyalurkan bantuan logistik berupa 800 karung beras. Bantuan ini diserahkan melalui Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Mappi untuk dibagikan secara merata kepada warga yang hadir. (DWL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *