Ground Breaking Jembatan Garuda: Pemprov Papua Selatan Sebut Akses Pelayanan Masyarakat Kini Terbuka

(Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, saat mewakili Gubernur Apolo Safanpo.

Mata Rajawali – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menilai pembangunan Jembatan Garuda oleh jajaran TNI merupakan langkah strategis dalam memutus isolasi geografis dan mempercepat akses pelayanan publik bagi masyarakat di wilayah transmigrasi.

Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, saat mewakili Gubernur Apolo Safanpo dalam acara Ground Breaking (peletakan batu pertama) Jembatan Garuda di Kampung Candra Jaya, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Kamis (2/4/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Ferdinandus menyampaikan apresiasi dan terima kasih mewakili pemerintah daerah kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan warga tersebut.
“Jembatan ini sangat membantu kami, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Kehadirannya akan memudahkan aksesibilitas pelayanan masyarakat yang selama ini terhambat oleh kendala geografis,” ujar Ferdinandus.

Selain fungsi pelayanan publik, Ferdinandus menekankan bahwa Jembatan Garuda akan menjadi urat nadi baru bagi perekonomian warga. Selama ini, potensi ekonomi di wilayah transmigrasi belum tergarap maksimal akibat terbatasnya akses distribusi.

Namun, Sekda juga memberikan catatan mengenai kondisi infrastruktur penghubung dari pusat kota menuju wilayah transmigrasi yang masih memerlukan perhatian serius.
“Aksesibilitas dari kota ke wilayah transmigrasi masih banyak kekurangan karena kondisi jalan yang rusak. Ini menjadi tugas kami untuk memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Merauke agar dalam perencanaan ke depan, perbaikan jalan dan jembatan tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Langkah perbaikan infrastruktur ini dinilai krusial mengingat posisi strategis Papua Selatan sebagai lumbung pangan nasional. Pemprov berkomitmen terus mendorong sektor pertanian agar menjadi primadona ekonomi daerah.
“Kami fokus menghubungkan titik-titik potensi pertumbuhan ekonomi. Sebagai daerah pertanian, kelancaran logistik adalah kunci,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Ferdinandus menegaskan komitmen Pemprov Papua Selatan untuk terus mendukung program TNI Manunggal dalam membangun infrastruktur di berbagai pelosok provinsi demi kesejahteraan masyarakat. (DWL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *