Mata Rajawali – Peta politik di Papua Selatan memasuki babak baru seiring dengan dikukuhkannya struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masa bakti 2026-2031. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat pada Selasa (31/03/2026) ini dipimpin langsung oleh Wakil Sekjen DPP PKB sekaligus anggota Komisi IX DPR-RI, Zainul Munashicin.
Dalam formasi kepemimpinan yang baru, Bupati Mappi, Kristosimus Yohanes Agawemu, dipercaya memegang tongkat estafet sebagai Ketua DPW PKB Papua Selatan. Ia akan diperkuat oleh Indra Jaya (Anggota DPR RI Dapil Papua Selatan) di posisi Sekretaris dan Soni Kartiko Prihandoyo sebagai Bendahara.
Di lini Dewan Syura, tokoh senior H. Riduwan (Wakil Bupati Merauke 2021-2025) didapuk sebagai Ketua, didampingi oleh H. Sanusi (Wakil Bupati Mappi) yang menjabat sebagai Sekretaris.
Dalam pidato perdananya, Kristosimus Agawemu menegaskan komitmennya untuk menjadikan PKB sebagai kawah candradimuka bagi pemimpin masa depan Papua Selatan. Ia menginginkan kader yang memiliki kedalaman kualitas, bukan sekadar pelengkap atribut partai.
“Partai harus menjadi wadah seleksi bagi figur-figur terbaik. Saya instruksikan seluruh kader untuk bertransformasi menjadi pemimpin yang jujur dan bermartabat, yang mampu menerjemahkan jeritan hati masyarakat menjadi aksi nyata,” tegas Kristosimus.
Ia juga menambahkan bahwa PKB akan memberikan perhatian ekstra pada wilayah-wilayah yang belum memiliki representasi kursi legislatif. Konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput (kampung) menjadi prioritas utama demi memenangkan Pemilu 2029.
Dalam menyampaikan amanat Ketua Umum DPP PKB, H. Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Zainul Munashicin menekankan pentingnya perubahan paradigma berpolitik di tanah Papua Selatan. Bahwa PKB harus bergeser dari sekadar rutinitas politik menjadi penyedia solusi nyata bagi masyarakat. Kader dilarang berjarak dengan rakyat. Keberadaan PKB harus dirasakan setiap hari, bukan hanya saat musim kampanye tiba.
“Politik kita bukan politik jarak jauh. Kita harus hadir di tengah-tengah warga, mengawal aspirasi mereka secara langsung,” ujar Zainul mengutip pesan Cak Imin.
Ketua Panitia Pelaksana, Edward Sakti, menjelaskan bahwa rangkaian acara ini tidak hanya sekadar pelantikan formal, melainkan mencakup tiga pilar penting bagi penguatan partai, yakni.
Pengukuhan pengurus adalah sebagai simbol persatuan dan legalitas kepengurusan.
Orientasi Politik, sebagai langkah penguatan kaderisasi yang profesional.
Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil), merupakan Forum strategis untuk merumuskan solusi atas problematika daerah di Papua Selatan.
Dengan nakhoda baru dan mesin partai yang mulai dipanaskan, PKB Papua Selatan optimistis dapat melakukan pembenahan total guna meraih target kemenangan di pemilu mendatang. (DWL)




































