Mata Rajawali, 16 Maret 2026 – Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) resmi menjejaki kaki untuk pertama kalinya di bumi Anim Ha, Provinsi Papua Selatan. Momentum bersejarah ini ditandai dengan rangkaian acara pelantikan, rapat kerja, serta Misa Pemberkatan Pengurus yang berlangsung khidmat di Gereja Katedral Merauke pada Minggu, 15 Maret 2026.
Rangkaian peristiwa bersejarah ini diawali dengan Rapat Kerja dan Pelantikan yang digelar di Hotel Halogen Merauke sehari sebelumnya. Puncaknya, Bapak Uskup Agung Merauke, Mgr. Canisius Mandagi, MSC, memimpin langsung Misa dan Pemberkatan Pengurus ISKA se-wilayah Papua Selatan.
Langkah perdana ini dipandang sebagai bentuk penguatan spiritualitas, intelektualitas, dan kristenitas bagi para cendekiawan Gereja di wilayah paling timur Indonesia. Kehadiran ISKA di Papua Selatan mempertegas komitmen para sarjana Katolik untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan bangsa.
Dalam balutan tema “Transformasi Paradigma Intelektual Katolik; Landasan Etis untuk Martabat Manusia dan Keutuhan Bangsa”, ISKA Papua Selatan menegaskan bahwa organisasi ini tidak hanya bergerak di tatanan teoritis. Hasil rapat kerja tersebut telah menelurkan berbagai program konkret yang berdampak masif bagi masyarakat luas, meliputi:
. Pendidikan: Peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.
. Kesehatan: Akses dan edukasi layanan kesehatan masyarakat.
. Pemberdayaan Ekonomi: Penguatan ekonomi kreatif dan kerakyatan.
Dalam khotbahnya, Mgr. Canisius Mandagi menyampaikan pesan mendalam mengenai peran intelektual Katolik yang harus berlandaskan nilai-nilai etika.
“Sangat menarik melihat bagaimana program kerja yang telah direncanakan akan diimplementasikan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat di wilayah Papua Selatan. Semoga ISKA Papua Selatan dapat menjalankan tugasnya dengan sukses, penuh tanggung jawab, loyalitas, dan dedikasi, serta menjadi teladan bagi organisasi keagamaan lainnya di daerah ini,” ujar Mgr. Canisius Mandagi.
Kehadiran ISKA diharapkan mampu menjadi wadah bagi kaum intelektual Katolik di Papua Selatan untuk menghadirkan perubahan positif yang berkesinambungan bagi gereja dan negara. Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) Papua Selatan adalah organisasi yang menghimpun para intelektual dan sarjana Katolik untuk mengabdi pada kepentingan gereja, masyarakat, dan tanah air melalui pendekatan ilmiah yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani. (DWL)



































