Gubernur Apolo Safanpo Minta Kepala OPD ‘Standby’ Selama Pemeriksaan BPK RI

Mata Rajawali – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, memberikan instruksi tegas kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi maupun empat Pemerintah Kabupaten. Para pejabat diminta tetap berada di tempat dan menyiapkan data akurat guna mendukung kelancaran proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Apolo saat menghadiri entry meeting BPK RI Perwakilan Papua Selatan di Kantor Gubernur, Kota Terpadu Mandiri (KTM) Salor, Selasa (7/4/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, mantan Rektor Universitas Cenderawasih ini menekankan pentingnya komunikasi intens antara kepala OPD dengan tim pemeriksa teknis BPK. Hal ini bertujuan agar agenda dinas luar daerah tidak menghambat proses audit yang sedang berlangsung.
“Saya minta seluruh OPD menyiapkan data dan informasi teknis yang diperlukan. Komunikasikan jadwal kegiatan masing-masing dengan jadwal pemeriksaan dari BPK agar sinkron,” ujar Apolo di hadapan pimpinan daerah dari Kabupaten Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat.

Apolo juga mengingatkan agar para kepala OPD tidak melakukan perjalanan dinas secara serentak. “Jika ada tugas luar daerah, harus bergantian. Jangan semua berangkat bersamaan agar saat tim BPK membutuhkan klarifikasi lisan, pejabat yang bersangkutan ada di tempat,” tegasnya.

Kehadiran tim pemeriksa BPK dipandang sebagai momentum untuk memperkuat akuntabilitas publik di wilayah Papua Selatan. Dengan penyediaan dokumen yang transparan dan kesiapan memberikan klarifikasi, diharapkan penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan lebih bersih dan tertib.

“Harapan kita, pemeriksaan terperinci ini dapat meningkatkan transparansi penyelenggaraan pemerintahan, baik di tingkat provinsi maupun di empat kabupaten yang ada,” pungkas Apolo. (DWL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *