Legislator Sulaeman L Hamzah Soroti Validasi Data Penerima Bantuan Pangan di Merauke

Legislator Fraksi NasDem Sulaeman L. Hamzah, saat Memberikan Bantuan (foto/dok; Matarajawali.com)

Mata Rajawali, 3 Agustus 2025 — Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Papua Selatan, H. Sulaeman L Hamzah, menegaskan pentingnya validasi data penerima bantuan pangan agar program penyaluran dari pemerintah benar-benar tepat sasaran.

Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Legislator Fraksi NasDem saat menyalurkan bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog di Kampung Kurik, Distrik Kurik, serta Distrik Malind, Minggu (3/8/2025).

Bacaan Lainnya

Sulaeman menyampaikan keprihatinannya terhadap data penerima bantuan yang tidak diperbarui secara berkala, sehingga membuka peluang terjadinya kesalahan distribusi.

“Jangan sampai data yang digunakan hanya copy-paste dari tahun ke tahun. Bisa saja penerima sudah pindah, meninggal dunia, atau taraf hidupnya sudah membaik, tapi tetap terdaftar. Sementara mereka yang benar-benar membutuhkan justru terlewat. Ini yang sering jadi sumber konflik di lapangan,” ujarnya.

Ia mendorong pemerintah dari tingkat kampung hingga kabupaten untuk melakukan verifikasi data berbasis lapangan, melibatkan RT, RW, aparat kampung, serta tokoh masyarakat.

Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze, saat memberikan bantuan pangan (foto/dok; Matarajawali.com)

“Saya bersama tim ikut turun langsung ke lapangan untuk memastikan penyalurannya tepat. Jangan main-main dengan data dan distribusi bantuan, karena jika salah sasaran bisa berbuntut persoalan hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze menyampaikan bahwa bantuan pangan ini merupakan program pemerintah pusat yang ditujukan untuk masyarakat kurang mampu di seluruh Indonesia, termasuk di Merauke.

“Harapan kita, ekonomi masyarakat terus meningkat dari waktu ke waktu. Tapi saat ini masih banyak warga yang membutuhkan bantuan. Karena itu, data penerima harus valid agar penyalurannya tepat sasaran,” ujarnya.

Dari sisi distribusi, Kepala Perum Bulog Cabang Merauke, Karennu, menjelaskan bahwa pihaknya ditargetkan menyelesaikan penyaluran bantuan pangan hingga 25 Agustus 2025 untuk lima kabupaten: Merauke, Asmat, Mappi, Boven Digoel, dan Yahukimo.

KABULOG Cab Merauke, Karennu saat memberikan sambutan (foto/dok; Matarajawali.com)

“Yahukimo dan Boven Digoel sudah rampung. Saat ini kami sedang distribusi di tiga kabupaten lainnya. Memang ada tantangan, seperti faktor cuaca, tapi kami optimis bisa selesaikan tepat waktu dengan dukungan semua pihak,” kata Karennu.

Ia merinci, bantuan beras untuk alokasi bulan Juni dan Juli 2025 mencapai 1.315.480 kilogram yang disalurkan kepada 65.774 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di lima kabupaten tersebut.

Pada hari Minggu (3/8/2025), bantuan disalurkan di Kampung Kurik, Distrik Kurik, untuk 67 PBP di 13 kampung, serta di Kampung Padang Raharja, Distrik Malind, untuk 263 PBP di 7 kampung.

Karennu menambahkan bahwa bantuan ini bersifat gratis dan merupakan bagian dari program DPR RI Komisi IV. Selain membantu masyarakat, program ini juga menjadi saluran distribusi beras lokal Merauke sehingga hasil panen petani tidak menumpuk di gudang. (DWL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *