Mata Rajawali – Dalam sebuah aksi penyelamatan dramatis, yang dilaksanakan oleh prajurit Lantamal XI berhasil menyelamatkan Kapal Self Propelled Oil Barge (SPOB) Sabrina 0106 yang mengalami kerusakan mesin dan terjebak cuaca buruk di perairan Muara Safan, Laut Arafuru. Kejadian bermula pada Kamis, 17 Juli 2025. Kapal tersebut diterjang gelombang setinggi 2,5 meter selama delapan jam, mengakibatkan kebocoran dan terjangan air laut yang mengancam keselamatan seluruh awak kapal.
Meskipun awak kapal berhasil menguras air yang masuk, gelombang yang terus menerjang membuat upaya tersebut sia-sia. Situasi darurat ini langsung ditanggapi oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Lantamal XI, KSOP Kelas IV Merauke, Basarnas Merauke, Distrik Navigasi, Satpolairud Polres Merauke, agen pelayaran dan pemilik kapal.

Dengan koordinasi yang cepat dan tepat, Tim SAR gabungan berhasil memotong rantai jangkar kapal SPOB Sabrina 0106. Kapal tersebut kemudian ditarik menuju Merauke dengan bantuan kapal tunda TB Avengers 07. Semua awak kapal berhasil diselamatkan dan dalam keadaan baik.
Keberhasilan operasi penyelamatan ini menunjukkan kesiapsiagaan dan sinergi yang kuat antara TNI AL, khususnya Lantamal XI, dengan instansi terkait dalam menjalankan misi kemanusiaan dan penyelamatan di wilayah Papua Selatan. Aksi heroik ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AL untuk selalu hadir bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan. (DWL)